Wakatobi Journey : Let The Journey Begin


Perjalanan ini bermula dari sebuah email yang masuk ke inbox email saya. Tanggal masuk emailnya sudah lewat beberapa hari yang lalu, tapi baru terbaca malam sabtu tanggal 13 April 2012 ketika transit di  bandara Surabaya untuk menuju Jakarta. Maklum baru bisa online lagi setelah satu minggu di tugaskan di kota Ambon yang tidak tercover jaringan operator Three ( nasib salah pilih operator ) plus hampir satu minggu terapung apung di lautan timur indonesia sampai akhirnya berlabuh di Kupang.

Isi email itu memberitahukan bahwa saya mendapatkan hadiah trip gratis ke Wakatobi selama 5 hari 6 malam sebagai salah satu dari 5 pemenang Lomba Foto Travel Photo Lucky Draw : Ini Indonesia ! yang diselenggarakan oleh penyedia layanan pencarian/portal tiket pesawat, hotel, ataupun paket wisata, Wego Indonesia. Beberapa hari sebelum berangkat ke Ambon iseng iseng saya memang mengirimkan beberapa foto secara online untuk ikut kompetisi ini, tepatnya 3 hari sebelum kompetisi itu ditutup. Tapi tidak menyangka kalau keisengan itu berbuah manis :). Well ... Mungkin inilah yg disebut dengan taqdir alih alih memilih kata keberuntungan.

Tapi keputusan pemenang itu belum final, sampai saya menandatangani di atas matrai surat pernyataan tentang kesediaan waktu untuk berangkat ke Wakatobi dan menyetujui beberapa term and condition yg ditentukan oleh panitia. Dan surat pernyataan ini harus sudah diterima via email oleh panitia paling lambat jam 10 pagi tanggal 15 april 2012, artinya hanya ada waktu sekitar satu hari untuk mengisi, menandatangani, dan mengirimkannnya kembali ke panitia. Seandainya saya baru kembali ke jakarta 1 atau 2 hari lagi, rejeki itu mungkin gak jadi jatuh ke tangan saya. Akhirnya tanpa membuang waktu besoknya saya langsung mengisi dan mengirimkan kembali surat pernyataan yg sudah bertandatangan diatas materai itu ke panitia dan kemudian mengurus surat cuti untuk perjalanan ke Wakatobi pada tanggal 9. -14 mei 2012. Setelah semuanya beres, tinggal menunggu waktu ke berangkatan sekitar 3 minggu lagi.

Masalahnya sekarang adalah, saya tidak tahu apa dan dimana tempat yang namanya Wakatobi itu. Secara sepintas dari ejaan dan pelafalannya kata itu seperti salah satu tempat di Jepang, tapi itu tidak mungkin karena hadiah foto kontes ini adalah mengeksplore daerah wisata di Indonesia sesuai denga tema nya : ini indonesia ! Terus terang ketika saya mengikuti kontes foto ini, saya tidak terlalu peduli dengan hadiahnya, begitupun ketika saya membaca perjalanan ke Wakatobi sebagai hadiah utamanya. Yang pasti there is should be interesting place in Indonesia, kalau tidak menarik nggak mungkin jadi hadiah utama.

Maka di mulailah aktivitas browsing sana sini, mencari informasi tentang Wakatobi, tak banyak informasi yang di dapat di internet selain informasi bahwa Wakatobi adalah salah satu kabupaten di sulawesi tenggara yang terdiri dari 4 kepulauan besar yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko yang kalau disatukan kata depan ke empat pulau itu maka membentuk akronim WaKaToBi. Dan dari hasil pencarian itu juga diketahui pula kalau Wakatobi terkenal karena keindahan alam bawah lautnya. 

 

Well ... Tidak ada yang "luar biasa" sampai saya melihatnya secara langsung "The Amazing of Wakatobi" ....

Anak Anak Kapal

Setiap pagi dan petang, para remaja hilir mudik di atas perahu perahu kecil, pulang dan pergi ke arah kapal kapal yang bersandar di pelabuhan Tanjung Priok, untuk sekedar mencari rupiah untuk makan hari itu, sebagian kecil yang beruntung untuk menyongsong masa depan mereka ...


captured by Canon Ixus 1000HS

Jakarta di Kejauhan Sana



View at Tanjung Priok Harbor
Capture by Canon Ixus 1000HS

Pure Smile


Camera : Canon Eos 7 D
Lens : Canon EF-S 55-250mm f/4-5.6 IS
Exposure Time : 1/200 s
F : 5
ISO : 125
Location : Sekitar Kota Tua Jakarta


published at Exposure Magazine, No.28, November 2010

Seni Bercerita


Camera : Canon Eos 450 D
Lens : Tamron SP AF 17-50mm f/2.8 XR Di II LD Aspherical (IF)
Exposure Time : 1/15 s
F : 2.8
ISO : 1600
Location : Kota Tua Jakarta


published at Exposure Magazine, No.30, Januari 2011





Uraian lengkap mengenai proses di balik layar pengambilan foto bayangan di atas dapat dbaca di : Playing With Shadow []

"Si Meong" pun Nampang di Majalah Digital Camera Indonesia

Pertama kali melihat isi majalah Digital Camera Indonesia, saya langsung tertarik. Selain layout dan desainnya yang manis, ternyata isinya pun menarik. Dipenuhi puluhan foto yang indah dan kreatif serta tip dan trik yang sangat bermanfaat, tidak hanya bagi para pemula yang baru mengeksplore ranah photography tetapi bagi photographer yang sudah lama malang melintang di dunia photography. Iklannya pun sangat sedikit (setidaknya ketika pertama kali majalah ini terbit) tidak seperti majalah photography yang terbit di Indonesia sebelumnya. Maka sudah sewajarnya jika majalah ini ditahbiskan sebagai Majalah Fotografi Digital no 1 di Indonesia.

Selain menampilkan tulisan dan foto dari para fotografer luar negeri, majalah ini juga memberi ruang kreativitas bagi para fotografer Indonesia yang ingin memamerkan karyanya, ataupun hanya sekedar ingin bertanya seputar dunia fotografi. Tak ingin melewatkan kesempatan ini, akhirnya iseng iseng saya kirim sebuah foto "kucing" untuk rubrik HotShots.


Sebulan kemudian sang kucing nampang di halaman majalah tersebut,Edisi 24/III/Agustus 2011,



meskipun terjadi kesalahan penulisan nama fotografernya :p



Coral-isme

Tanjung Lesung di suatu senja....


Copyright © 2008 - My Lo(v/n)ely Journey - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template