Some Scrap From My Old Scrap Box

Bongkar-bongkar file zaman "buhun", ternyata nemu komik yang pernah saya bikin pas jaman awal-awal kuliah dulu (2003). Komik garing bahkan lebih garing dari pada kacang garuda (ini kacangku!), 100% handmade, buat ngisi waktu senggang yang masih sering dialami, sebelum memiliki "candu" elektronik yang bernama komputer (baru punya komputer pas tingkat 3 :p). Bahkan berkenalan dengan yang namanya komputerpun hanya sebatas microsoftword dan excel yang menjemukan (gaptek banget dah gwa T_T).

Zaman dahulu kala saya memang senang bikin-bikin komik hanya untuk mengisi waktu senggang, iseng "only", just for fun. Hal tersebut semakin gencar ketika masuk SMA dan berkenalan dengan komunitas manusia-manusia garing di Sanggar Seni Rupa 3 (SSR3) SMUN 3 Bandung, Rock On bro. Pernah sih, pas SMA, sekali dua kali agak serius ikutan lomba bikin komik yg diadakan salah satu majalah Anime yang tersohor di kota kembang, tapi apa mau dikata, mentok sebatas semi finalis >,<, yang kedua ikutan lomba komik yg diadakan oleh universitas kejerman-jermanan di jakarta dan hanya membuahkan piagam penghargaan karena ikut berpartisipasi , halah. Masalahnya pada lomba-lomba tersebut saya, seorang handmade komikus dengan garis acak-acakan, harus berperang dengan komikus-komikus yang peralatan tempurnya canggih-canggih, serba komputer grafik -0-. Mungkin yang sedikit agak dapat dikatakan berhasil pas jamam SMP dulu, pernah sekali-kali mengirimkan komik ke majalah anak-anak dan diterima, honor waktu itu kalau ga salah sekitar 75000 rupiah, lumayan buat anak SMP yang uang jajan sehari harinya ga lebih dari 2000 rupiah :D.


Sejenak bernostalgia dengan masa-masa indah dulu, ketika tersedianya banyak waktu untuk menuangkan kreativitas. Sekarang, jangan ditanya, pagi pergi kerja, malem baru pulang ke kosan, trus langsung tidur. What a life ?

And....Here is a little scrap from my old scrap box......




Itu baru "sebagian kecil" dari komik singkat yang pernah dibuat, masih ada puluhan (bahkan mungkin ratusan) lembaran lainnya yang ceritanya lebih panjang, atau yang cuma 1 halaman-satu halaman..... dan itu dibuat hanya untuk..... ISENG BELAKA. Oh ... sayangnya waktu yang telah berlalu....

Kadang sempat terfikir juga kapan lagi saya bisa bikin komik :p, mungkin pertanyaannya lebih spesifik lagi. Apakah saya masih bisa bikin komik? Dan kalau saya masih bisa dan masih sempat bikin komik mungkin saya akan bikin komik tentang ... RADAR. wakakakak....

Ah ... it was long .... long time a go ....

And now is time to sleep .. and dream......


Balada Burung Kecil



Seekor burung kecil berjalan dipinggiran sungai.
Langkahnya gontai.
Dipandangnya langit dengan masai.
Kawan-kawannya terbang dengan santai.

Sekumpulan burung terbang diangkasa.
Kepakan sayapnya perkasa.
Seolah-olah sebuah pertanda.
Musim dingin kan segera tiba.

Burung kecil sekarang mulai berlari.
Dikejarnya sang mentari.
Walau rasanya tak berarti.
Kian dikejar- kian tinggi.

Burung kecil tak dapat terbang.
Sayapnya luka terkena parang.
Tapi ia tak patah arang.
Kakinya masih kuat menempuh jalan panjang.

Sang mentari mengamati
Lalu berucap dengan pasti
"Percuma kau berlari
Di ujung hari aku akan hilang di telan bumi"

Burung kecil menatap penuh arti
Cicitannya melengking tinggi
"Musim dingin tlah menghampiri
Kalau behenti aku mati."


rebo 16042008
sebelom bobo

Ada Apa dengan Celeng-An?

Ketika buka mail yaho, tiba-tiba saya lihat iklan yang ada gambar celengan babinya. Timbul pertanyaan kenapa kebanyakan celengan di luar negeri memakai simbol babi, bahkan paman gober yang bebek pun punya celengan babi. Pertanyaan ini juga memancing timbulnya pertanyaan lain, kenapa di Indonesia dinamakan "celengan" (celeng=babi tambah akhiran -an)?

Akhirnya setelah jalan-jalan ke brankasnya mbah google, saya menemukan pencerahan. Jadi begini ceritanya...

Pada zaman pertengahan, sekitar abad ke 15, yang namanya logam sangat mahal sehingga jarang sekali orang yang membuat alat-alat rumah tangga dari logam, kebanyakan peralatan, seperti piring, pot,dan kendi, dibuat dari tanah liat yang disebut "pygg". Nah, pada zaman itu para ibu rumah tangga yang memiliki koin extra biasanya memasukannya ke dalam kendi-kendi yang dibuat dari tanah liat tersebut. Mereka menyebut kendi-kendi itu dengan sebutan pygg bank atau piggy bank.

Duaratus atau tiga ratus tahun kemudian, orang-orang lupa bahwa yang namanya pygg itu adalah barang-barang yang terbuat dari tananah liat. Nah, pada abad ke 19 ketika para pembuat tembikar inggris menerima pesanan untuk membuat pyggy bank, mereka membuatnya dengan bentuk seperti babi.Tentu saja bentuk seperti ini menarik para customer dan membuat anak-anak gembira. Sejak saat itu, kebanyakan celengan menggunakan bentuk babi.

Lalu mengapa diIndonesia namanya celengan?

Tidak banyak teori yang menjelaskan mengenai hal ini. Tapi ada beberapa teori “konspirasi” yang menarik, meskipun rasanya ngawur. Ada yang mengatakan bahwa asal kata celengan berhubungan dengan salah satu ritual pesugihan yang bernama babi ngepet. Tapi lebih baik kita lupakan teori ngawur tersebut dan berbicara tentang fakta. Kalo kita jalan-jalan ke musium nasional indonesia, mungkin kita akan sedikit “ngeh” tentang asal muasal kata celengan, pasalnya disana kita akan menemukan celengan peninggalan jaman majapahit sekitar abad 15 yang bentuknya adalah seekor babi.


celengan babi peninggalan zaman Majapahit di museum nasional


Setelah mengetahui fakta tersebut, mungkin akan timbul pertanyaan lainnya di dalam benak kita. Lalu mengapa sekarang jarang sekali di sini (indonesia) menemukan celengan yang berbentuk babi. Bahkan yang sering kita lihat, kebanyakan celengan kita berbentuk ayam?

Jawabannya mungkin karena sekarang mayoritas penduduk indonesia adalah muslim yang mengharamkan babi (padahal ada binatang yang lebih haram dari babi: babi hamil diluar nikah :)), maka pantang bagi mereka membuat celengan yang berbentuk babi.

Lalu mengapa harus ayam?

Mungkin karena ayam adalah binatang peliharaan kebanyakan orang indonesia. Mungkin juga karena orang indonesia senang makan ayam. Yang pasti kebanyakan penduduk indonesia lebih familiar dan lebih menyenangi ayam dari pada babi :))

Halah, never mind lah :p

Life's Journey

Life's Journey



Do not undermine your worth by comparing your self with others
It is because we are different that each of us is special

Do not set your goals by what other people deem important
Only you know what is best for you

Do not take for granted the things closest to your heart
Cling to them as you would your life, for without them, life is meaningless

Do not let your life slip throught your fingers by living in the past nor for the future
By living your life one day at a time, your life all of the day of your life

Do not give up when you still have something to give
Nothing is really over until the moment you stop trying

Do not be affraid to admit that you are less than perfect
It is fragile thread that binds us to each other

Do not be affraid to encounter risks
It is by taking chances that we learn how to be brave

Do not shout love out of your life by saying it is impossible to find
The quicqest way to receive love is to give love
The fastest way to lose love is to hold it too tyghtly
In addition, the best way to keep love is to give it wings

Do not dismiss your dreams
To be without dreams is to be with out hope
To be without hope is to be without purpose

Do not run throught life so fast that you forget not only where you have been, but also where you are going
Life is not a race, but a journey to be savored each step of the way

Don't forget a person's greatest emotional need is a feel appreciated

Don't be affraid to learn
Knowledge is weightless, a treasure you can always carry easily

Don't use time or word carelessly
Neither can be retrieved
Yesterday is history, Tomorow is Mystery, and today is a gift
That why we called it the present

(Author Unknown)




taken from: Champ!on book by Darmadi Darmawangsa,
the great book i think, you must have one :)

SONG OF THE DAY: THE LION SLEEPS TONIGHT

THE LION SLEEPS TONIGHT




Lala kahle (arti : tidur nyenyak)
In the jungle, the mighty jungle
The lion sleeps tonight
In the jungle, the mighty jungle
The lion sleeps tonight

Ingonyama ifile (singa sedang tenang dan damai)
Ingonyama ilele (singa sedang tidur)
Thula (hush)

Near the village, the peaceful village
The lion sleeps tonight
Near the village, the peaceful village
The lion sleeps tonight

Ingonyama ilele (singa sedang tidur)

Hush my darling, don't fear my darling
The lion sleeps tonight
Hush my darling, don't fear my darling
The lion sleeps tonight

He, ha helelemama
Ohi'mbube (singa)

Ixesha lifikile (waktunya telah tiba)
Lala
Lala kahle (tidur nyenyak)

Near the village, the peaceful village
The lion sleeps tonight
Near the village, the peaceful village
The lion sleeps tonight

My little darling
Don't fear my little darling
My little darling
Don't fear my little darling
Ingonyama ilele (singa sedang tidur)


Lirik & Musik: George David Weiss, Hugo Peretti, and Luigi Creatore

2 KM Every Day

Iseng iseng saya membuka google earth dan mencoba mengukur jarak antara kantor dan kosan tempat saya tinggal dengan menggunakan rulernya google earth . Perkiraan saya, paling antara keduanya berjarak 600-700 meter saja. Ternyata, hitung punya hitung jaraknya tak kurang dari 1 KM.


Jarak yang tidak terlalu jauh, saya kira. Akan tetapi peroalannya menjadi lain jika jarak itu ditempuh dengan berjalan kaki 2 kali sehari :). Ya karena setiap hari saya pergi pulang ke kantor dengan berjalan kaki. Jadi dengan kata lain, dalam satu hari minimal saya berjalan sejauh 2 KM. Lumayan buat orang yang jarang olah raga, bisa sebagai pengganti olah raga harian yang menyehatkan :p. Tapi persoalannya akan menjadi lain lagi kalau misalnya perjalanan itu harus ditempuh pada saat matahari sedang terik-teriknya, yaa... memang sudah nasiib :D.

Kemudian saya juga mencoba menghitung jarak dari kantor ke Karet-Sudirman dan ke jalan Rasuna Said-Kuningan, karena biasanya dari kantor ke kedua jalan tersebut saya tempuh dengan berjalan kaki juga. Ternyata jarak keduanya sama sekitar 1 KM. Wow, fakta yang menarik.

Setidaknya hal tersebut menambah rasa syukur saya bahwa saya masih dikaruniai kaki yang sehat dan fisik yang kuat :). Mungkin ini juga satu jalan yang diberikan-Nya untuk menjaga kesehatan fisik saya. Faktanya, selama setahun lebih saya di Jakarta, belum pernah sekalipun saya terkena penyakit yang menyebabkan harus menemui dokter :).

Alhamdulillah.

Feel Like MacBook

Ini adalah beberapa tampilan dekstop laptop saya belakangan ini,




Feel like MacBook isn't it?

Kata "seperti", bukan berarti OS yang saya gunakan Mac OS, bukan pula laptop saya MacBook. Tampilan seperti itu saya dapatkan setelah menginstal FlyakiteOSX . FlyakiteOSX merupakan suatu Tranformation Pack yang dapat mengubah tampilan windows XP menjadi sperti Mac OS, seperti keterangan yang tertera dalam websitenya.


Transformation Pack ini dapat di download dan didistribusikan dari situsnya secara gratis.

Dengan processor Core 2 Duo T5550 (1.83 GHz, 667 MHz, 2 MB L2 cache), dan dengan memory DDR2 1.5 GB, saya hanya merasakan agak lama pada saat booting-nya saja setelah diinstal software ini, setelah masuk system tidak ada perbedaan dari sisi resource antara sebelum dan sesudah menggunakan transformation pack ini selain tampilannya yang semakin keren :)).

Sedangkan untuk menampilkan windows transparan dan feel 3D seperti yang terlihat pada gambar ketiga, saya menggunakan TweakWindow dan Madotate. Yaah.... kerjaan iseng, setelah sebelumnya merombak total Window XP menjadi seperti Vista :p

Copyright © 2008 - My Lo(v/n)ely Journey - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template