Oleh Oleh dari Jakarta Motor Show (JMS) 2008

Sabtu, 6 desember 2008, selepas dzuhur saya dan teman saya menyambangi ajang pameran motor terbesar nasional Jakarta Motorcycle Show (JMS) 2008 yang dibuka pada hari itu di JCC. Acara yang digelar dari mulai tanggal 6-14 Desember 2008 ini diikuti oleh hampir semua agen tunggal pemegang merek dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia seperti Honda, Yamaha, suzuki, Kawasaki, Kanzen, dan tak ketinggalan Bajaj.

Dengan membeli HTM Rp.20000 rupiah kita bisa menikmati berbagai model motor terbaru sampai motor konsep yang ditampilkan oleh exibitor, dari motor bebek biasa puluhan cc sampai motor gede ribuan cc, plus senyuman manis dari para SPG(Sales Promotion Girl) tentunya :p.



Dengan tiket masuk itu juga kita bisa memasuki lapangan tesdrive untuk mecoba beberapa motor seperi Bajaj dan Honda, juga menikmati panggung hiburan yang diselenggarakan oleh Yamaha ditambah sebotol coca-cola gratis :).

ASIMO menyapa anak indonesia

Menjelang jam 2 siang, di stand Honda Motor Indonesia berjejal anak-anak kecil sambil memegang bendera putih bertuliskan "ASIMO temanku" karena tepat jam 2 siang akan ada pertunjukan dari si robot pintar buatan Honda, ASIMO. Wah .. boleh juga tuh, baru kali ini juga saya melihat ASIMO secara langsung :p.


pak , kita dibayar berapa buat ngacung-ngacungin bendera nih?

Setelah ditunggu sekian lama, tiba tiba penonton dibuat terkejut sekaligus takjub dengan penampilan para penari berpakaian merah seksi diatas panggung sebagai pembuka sebelum sang robot menampilkan dirinya. Para "pria dewasa" mungkin senang dengan pertunjukkan tersebut, tapi bagaimana dengan anak-anak sebagi penonton utama? Saya cuma menebak-nebak, apa kira-kira yang dipirkirkan anak-anak tersebut ketika melihat kakak-kakak cantik nan seksi berjingkrak-jingkarak diatas panggung :p.


ayo adek adek ikuti gerakan kakak.. satu.. dua

Setelah pembukaan tersebut, muncul ASIMO didahului oleh dara cantik yang membawakan acara. Robot mungil itu memang lucu, bisa berjalan, berjabat tangan, lari, bahkan menari. Untuk beberapa saat ASIMO memang cukup menarik untuk diambil gambarnya, tapi lama-kelamaan ada yang lebih menarik untuk di foto, yaitu sang kakak pembawa acara :)).


asimo dan kakak pembawa acara :)


mendingan moto yang ini dari pada moto asimo :p

*update:

Buat yang penasaran siapakah gerangan kakak yang bareng ASIMO tersebut, dia adalah Sasha Lauder (20 th) . Gadis keturunan Jawa (ibu) dan Skotlandia (ayah) yang pernah menyabet gelar Miss Indonesian International Motor Show 2006 ini sekarang sedang mengambil S1 di Prasetya Mulya Business School .Want to see more about her, let's rock here . (Udah ... jangan penasaran lagi, sambangi aja langsung .. wekekek :p)

Ada Farhan di Suzuki

Setelah penampilan ASIMO di panggung Honda selesai, acara beralih ke panggung Suzuki. Dipanggungnya, Suzuki menampilkan beberapa motor andalannya dan motor paling anyarnya. Dengan dipandu representative Suzuki, Farhan, acara tanya jawab, bagi bagi hadiah berlangsung kocak.


Om Farhan nguanntuk..

Setelah itu .. nyanyi nyanyi, saya gak tahu siapa yang nyanyi :p


tralala..trilili senangnya hatiku.. kira kira begitu lagunya


Jorge Lorenso manggung di Yamaha

Dibandingkan dua pertunjukan sebelumnya, pertunjukan di stand Yamaha mungkin yang paling seru dan paling ramai. Pasalnya, Yamaha menampilkan 2 juara MotoGP, Doni Tata sebagai representative Indonesia di MotoGP dan Jorge Lorenzo, sang juara dunia MotoGP. Tak urung kebanyakan dari para penonton yang berteriak-teriak histeris (halah.. berlebihan :p) adalah para penggila MotoGP. Panggung yamaha dibuka oleh dua pembawa acara (entah siapa).


halo..halo, kok bunyinya halo-halo ya?

Kemudian panggung diramaikan oleh para penari perempuan berpakaian seksi nan menggoda, yang berjingkrak jingkrak layaknya orang kesetanan. Entah mengapa setiap pembukaan acara otomotive kok selalu ada perempuan kayak gini (tanya ken-apa ?).


tubuhku seksi itu terbukti..dari caramu..memandang diriku.. ah.. ah..

Setelah itu baru muncul Doni Tata kemudian disusul Jorge Lorenzo yang dielu-elukan oleh para penonton (Gila lu..gila luuu... ups :p).


Doni Tata mau nelen Microphone

Lorenzo bergaya seleb(or)

Yang membuat saya salut pada kedua pembalap ini adalah usianya yang masih belia. Doni Tata, usianya menginjak 17 tahun. Sedangkan pembalap asal Spanyol, Jorge Lorenzo, baru berusia 21 tahun. Keren kan (ah...peduli amat). Setelah tatap muka dan ngobrol sebentar plus acara bagi bagi tanda tangan, acara diakhiri dengan foto bersama Lorenzo dengan para gegede Yamaha Indonesia.


poto-poto sambil ketawa ketiwi


Capture Beauty

Satu hal yang menarik diacara Motor Show, selain dari dipamerkannya beragam jenis motor terbaru, adalah para gadis promo (SPG) yang menghangatkan dan meramaikan suasana pameran. Berikut ini adalah hasil jepretan langsung yang menggambarkan kecantikan Indonesia dari JMS 2008 khusus untuk anda (halah ... :p)





*sekian laporan pandangan mata dari JMS 2008 dan terima kasih


Maryamah Karpov "Dimanfaatkan" Andrea Hirata

Ternyata bukan hanya Roxana yang merasa dibohongin oleh Andrea Hirata karena mengaku masih bujang. Seandainya Maryamah Karpov merupakan tokoh nyata, dia pasti merasa dibohongi dan merasa "dimanfaatkan" oleh Andrea.





Sabtu lalu, ketika pulang ke Bandung tanggal 29 november 2008, saya menyempatkan mampir ke toko buku Gramedia di Jalan Merdeka Bandung. Di etalasenya saya melihat buku keluaran paling anyar berjudul Maryamah Karpov yang tak lain dan tak bukan merupakan buku keempat dari tetralogi Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata. Paling anyar karena pada hari itu adalah hari pertama peluncuran buku itu ke pasaran setelah sehari sebelumnya, 28 November 2008, launching buku itu dilakukan penulis. Saya sudah punya 3 buku sebelumnya sehingga buku pamungkasnya ini "wajib" dimiliki juga, setelah lama ditunggu-tunggu tentunya. Harganya Rp 79000 rupiah, lumayan buat buku setebal 500 halaman. Tapi saya ngga jadi beli. Saya langsung berangkat ke Salman, trus mampir di toko bukunya Kang Irfan di pojokan belakang Salman. Setelah pilih pilih beberapa buku tiba-tiba datang kiriman buku Maryamah Karpov, langsung saja saya tumpuk dengan buku lain yang mau saya beli. Setelah diskon harganya Rp 60000 rupiah, beda 19000 dengan harga di Gramedia. Lumayan buat makan siang :p. Buku itu baru sempat saya baca hari minggunya. Karena bobotnya ga terlalu berat, Sekali baca bisa langsung tamat. Dipikir pikir sudah lama juga saya tidak menamatkan membaca buku dalam sekali waktu.

Judulnya Maryamah Karpov. Awalnya saya mengira ceritanya adalah tentang gadis pemain biola yang pernah dikisahkan penulis pada buku keduanya, Sang Pemimpi, tapi selama saya membaca buku itu nama yang menjadi judul buku ini hanya beberapa kali disebut (dua atau tiga kali). Isinyapun tidak mengisahkan tentang Maryamah Karpov sama sekali. Inti cerita dari buku itu hanya mengisahkan perjuangan Ikal (sang tokoh utama) untuk mencari cinta pertamanya yang bernama A Ling sampai ke Batuan (pulau kecil dekat singapura) yang dikuasai oleh perompak Malaka yang kejam yang bernama Tambok. Tak ada hubungannya sama sekali dengan Maryamah Karpov, kecuali hanya satu kalimat bahwa perempuan tersebut disebut Maryamah Karpov karena kemahirannya mengajarkan permainan catur dengan langkah-langkah Karpov sang Grand Master Catur Dunia.Selanjutnya ia menyinggung sedikit tentang anak cik Maryamah, Nurmi, pada saat gadis pemain biola tersebut mengajarkan Ikal bermain biola di sela-sela perkerjaannya membuat perahu untuk pergi ke Batuan mencari kekasihnya.

Jadi kenapa harus berjudul Maryamah Karpov?

Bukankah ini penipuan terhadap pembaca buku?

Seandainya Maryamah Karpov merupakan tokoh nyata, dia bisa saja menggugat Andrea Hirata ke pengadilan tinggi karena telah memanfaatkan namanya, sebagaimana Roxana menggugat mantan suaminya itu.[]

update:

Ketidakterkaitan antara judul dan isi buku ini ternyata menggugah H Tanzil, sang resensor buku untuk mengkorfirmasi perihal ini langsung kepada Andrea Hirata, dan berikut ini adalah konfirmasi dari Andrea yang dikutip langsung dari blognya:

Dalam perbincangan telponnya, Andrea menegaskan bahwa Maryamah Karpov memang dibuat menjadi dua jilid. Jilid pertama yang sekarang telah terbit memang tak banyak membicarakan Maryamah Karpov karena di jilid ini Andrea bermaksud membangun karakter tokoh-tokoh yang kelak akan dimatangkan di jilid keduanya. Dan di jilid keduanyalah Maryamah Karpov akan banyak berperan.

Namun sangat disayangkan, dengan tegas Andrea menyatakan bahwa hingga saat ini jilid 2 Maryamah Karpov tidak akan diterbitkan !. Andrea mengungkapkan bahwa ada berbagai pertimbangan yang menyebabkan ia terpaksa menolak untuk menerbitkan Maryamah Karpov jilid 2 dan memilih ‘menghilang’ sementara dari dunia kepenulisan. Pertimbangan apa? Daripada saya salah mengutip pernyataan Andrea yang disampaikan pada saya lewat telpon, biarlah Andrea atau Renjana Organizer sendiri yang akan menjelaskannya pada publik kelak karena pembaca Tetralogi Laskar Pelangi butuh penjelasan yang tuntas dari penulis mengenai tidak tuntasnya novel pamungkas ini.


Yang pasti kalau ternyata Andrea benar benar tidak akan menerbitkan buku Maryamah Karpov jilid 2 nya, berarti ia telah berdusta kepada pembaca karena ketidak sesuaian antara judul dan isi pada buku pertamanya. Di sisi lain ia telah berdosa di ranah sastra karena tidak menuntaskan karya yang telah dimulai dan dilempar kepada publik penikmat sastra.

Yah.. kita tunggu saja nanti.

Sandra Dewi Siapanya Jet Li ?

Setiap kali melihat Sandra Dewi di TV, otak ini langsung mengasosiaikan dengan seseorang yang lain yang sering saya lihat atau mungkin pernah saya kenal tapi tidak tahu siapa. Dengan kata lain ketika melihat wajah Sandra Dewi , gambaran wajah dan ekspresinya seolah olah dibawa ke alam bawah sadar, dan di alam bawah sadar ini gambaran itu diasosiasikan dengan ingatan atau pengalaman masa lalu yang telah tersimpan sebelumnya. Mungkin hal ini sering kita alami ketika kita bertemu seseorang yang baru kita kenal tetapi wajahnya sangat familiar bagi kita, seolah-olah pernah bertemu sebelumnya. Seperti itulah kira-kira.

Akhirnya setelah usut punya usut dan melalui serangkaian tahap asosiasi yang tak disengaja, kok kayaknya Sandra Dewi itu mirip aktor laga Jet Li :)). ya Jet Li ! aktor wushu Mandarin yang aksinya nan memukau.

Mungkin Jet Li tak secantik Sandra Dewi, Sandra Dewi pun tak se ganteng Jet Li. Mungkin Jet Li tak se-feminim Sandra Dewi (kalo feminim Ryan dong :p), dan Sandra Dewi tak sejantan Jet Li. Tapi kalau diamati dari raut wajah dan ekspresinya, apalagi kalo lagi tersenyum atau tertawa, mereka "kayaknya" mirip ^^!. Lihat foto di bawah ini, selanjutnya terserah anda ... mau setuju atau tidak (gak mekso bos :) )






Bagi yang gak lihat sama sekali kemiripannya, gak usah dipikirin dimana miripnya, dalam hidup ini masih banyak yang harus dipikirkan :p




*dalam diam melamunkan TREC (Tracking Radar Echo by Correlation), DITREC (Difference Image-based Tracking Radar Echo by Correlations), COTREC (Continuity of Tracking Radar Echo by Correlations)

Hunting Foto Hantu, Mau?

Ternyata untuk mendapatkan foto "penampakan", tidak diperlukan kamera DSLR yang mahal. Beberapa hari yang lalu adik saya mengambil foto di sebuah rumah sakit di jalan Cimbeuleuit Bandung. foto itu diambil sekitar jam 9 malam dengan menggunakan kamera digital Kodak Easyshare C643, kamera digital pertama saya yang sekarang diwariskan kepadanya :). Tanpa diduga dan tanpa di sangka, pada foto itu terlihat "penampakan" berupa sesosok perempuan berbaju putih dan berambut panjang, seperti "penampakan" pada umumnya :p . Berikut ini adalah foto yang dimaksud (klik untuk memperbesar) ...


Katanya, ada dua "penampakan" yang terlihat pada foto tersebut, pertama penampakan wanita berambut panjang tadi (sebelah kiri), dan yang kedua adalah sebuah kepala yang terlihat diantara sela-sela kaki orang yang difoto di atas padahal pada saat di foto tidak ada seorangpun dibelakang orang yang difoto. Untuk melihat penampakan kedua diperlukan perbesaran maksimum diantara sela-sela kaki orang yang difoto. Mengenai detail proses pengambilan foto dan lokasi pengambilan foto di atas bisa dibaca di sini.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah mengapa penampakan tersebut bisa terlihat dengan menggunakan kamera tapi tidak terlihat dengan mata telanjang, apakah karena perbedaan frekuensi? halah, but who knows? :p

Pertanyaan saya berikutnya adalah bagaimana bila foto tersebut diambil dengan kamera DSLR, apakah penampakan tersebut akan tetap muncul, atau malah si hantu berpose karena merasa sebagai foto model :)).

Ada yang tertarik untuk hunting foto "penampakan" :) ?
tinggal tentukan saja waktu dan tempatnya :p

Saturday Traveling: Curug Nangka

Hari sabtu kemaren, tanggal 1 november 2008, untuk mengisi weekend yang sudah selayaknya dipakai untuk refresing, saya dan teman saya, Uncle Sam, berangkat ke Bogor dengan menggunakan KRL. Kenapa harus Bogor? Karena,menurut perkiraan kami, Jakarta sedang panas-panasnya, sedangkan Bogor yang dikenal dengan sebutan kota hujan, "biasanya" jauh lebih "adem". Turun dari kereta, ternyata di Bogor pun terasa panas meski tak sepanas ibu kota. Sampai di Bogor kami tidak tahu harus kemana, karena dari awal tujuannya memang hanya "ke Bogor", yang penting keluar dari kepenatan kota Jakarta. Tujuan spesifiknya nanti ditentukan setelah sampai di Bogor.

Sesampainya di sana ada 3 pilihan tempat yang layak untuk di kunjungi, Kebun Raya Bogor (KBR), Curug (Air Terjun) Nangka, dan Gunung Bunder. KBR segera di coret dari daftar secara sudah 3 kali saya ke sana. Akhirnya kepikiran untuk pergi ke Curug Nangka.
Sebenaranya sudah lama saya ingin melihat wisata alam yang satu ini, ketika dulu saya mencari cari wisata alam apa yang bisa dikunjungi di daerah yang tidak terlalu jauh dari Jakarta secara di Jakarta saya tidak menemukan satupun wisata alam yang dapat dikunjungi. Dulu ketika di Bandung ada banyak tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, Gunung Tangkuban Perahu, Dago Pakar, Pangalengan, Curug Cimahi, dan Ciwidey dengan Situ Patengan dan Kawah Putihnya. Tempat yang terakhir adalah tampat paling favorit buat refresing, meskipun sudah 5 kali ke sana, saya belum merasa bosan, dan bila sudah pernah ke sana, wisata alam lainnya gak ada apa-apanya.

Kenapa harus wisata alam, bukannya di jakarta banyak tempat wisata seperti Ancol,Dufan, TMII, etc? Because i love nature, I want to breathe fresh air, it will be refreshing my mind (halah ngomong naon yeuh!) . Setelah searching di google dapat info tentang Curug Nangka. Kayaknya menarik juga. Tapi baru kesampaian ke sana hari sabtu kemaren :).

Sebelum ke Curug Nangka, kami menyempatkan diri untuk berkunjung ke IPB. Sudah sering mengunjungi kota Bogor tapi belum pernah sekalipun menyambangi kampus Pertanian yang kesohor di Bogor tersebut. Setelah sampai di IPB, saya baru tahu ternyata IPB itu kecil, tidak seluas yang saya bayangkan, atau jangan jangan yang saya kunjungi hanya "sebagian" kampus IPB ? Entahlah :). Setelah mampir di IPB Fair dan keluar masuk Mall di Bogor, baru kami berangkat ke Curug Nangka.

Kendaraan Ke Curug Nangka

Untuk mencapai lokasi wisata Curug Nangka Relatif mudah. ada banyak kendaraan umum yang melewatinya. Dari stasiun kereta Bogor tinggal naik angkot no 03 jurusan Sukasari-Bubulak, warna angkotnya hijau daun, kemudian turun di BTM (Bogor Trade Mall) atau Ramayana. Kalo mau kekebun raya Bogor bisa naik angkot ini juga. Kemudian dari BTM nyambung lagi angkot yang ke arah Ciapus, ada angkot no 01 warna biru tua ada juga angkot yang warna ihijau daun seperti angkot yang sebelumnya (nomornya lupa). Trus bilang ke supirnya mau ke Curug Nangka. Kalo ngga bilang, bakalan kelewatan karena letaknya bukan di Ciapusnya, udah gitu plang yang nandain bahwa ada lokasi wisata Curug Nangka juga kecil. Jalan menuju tempat wisata ini menanjak terus hanya sesekali menurun, makanya jangan kaget kalau tiba-tiba angkotnya batuk-batuk mau mogok. Untuk pulangnya, dari Curug Nangka ke stasiun Bogor, pake angkot yang sama cuma arahnya berlawanan. Simple kan :).

Kalo sudah turun dari angkot, untuk nyampe ke pintu gerbang Curug Nangka harus jalan sejauh 700 meter dari jalan raya. Jalannya lumayan menanjak. Kalau males jalan bisa menggunakan Jasa "Ojhek". Tarifnya saya ngga tahu, soalnya kemarin kami memilih jalan biar kerasa hiking nya :p, nggak jauh jauh amat kok.

HTM Murah cuma 4000 Rupiah

Masuk Curug nangka bayar tiker Rp. 4000 rupiah perorang. Itu sudah termasuk asuransi jiwa, kalo kamu meninggal karena kecelakaan di lokasi wisata, ahli waris kamu bakal dapet santunan sebesar Sepuluh juta rupiah, kalo cacat tetap dapet santunan maksimum duapuluh juta rupiah, kalo kecelakaannya ringan dan dapat disembuhkan dapet santunan biaya pengobatan maksimum dua juta rupiah, lumayan kan. So jangan di buang tuh tiket sampe kamu keluar dengan selamat dari lokasi wisata tersebut ;).


Tiket masuk dan penjelasan asuransi


Pertama masuk ke lokasi wisata ini, suasananya seperti di Dago Pakar, Bandung. Udaranya sejuk, ciri khas udara pegunungan. Dari pintu gerbang jalan lagi sekitar 300 meter sampai ketemu papan petunjuk ke Curug Nangka, dari papan petunjuk ini kita bisa tahu berapa ratus meter lagi yang harus ditempuh untuk sampai ke lokasi Curug Nangka :p




Satu Tempat 3 Curug

Ada 3 curug yang ada di lokasi ini yaitu, Curug Nangka, Curug Daun, dan Curug Kawung, lokasinya berdekatan, antara curug yang satu dengan yang lainnya berjarak sekitar 100 m (setidaknya itu yang tertera di papan petunjuk, kenyataannya bisa lebih :p), dan arahnya pun sama. Jadi kalau mau ke Curug Kawung pasti melewati 2 curug yang lainnya. Tinggi masing-masing curug bervariasi, Curug Nangka sekitar 5 meteran, Curug Daun lebih pendek dibanding Curug Nangka, dan puncaknya Curug Kawung yang tingginya puluhan meter .


curug nangka

curug daun

curug kawung

Untuk berjalan dari satu curug ke curug lainnya kita harus melewati jalan setapak yang berbatu-batu, terkadang harus meloncati bebatuan di sungainya. So, kalo mau kesini jangan lupa pake sandal yang anti "kepeleset", dan celana yang gampang di gulung, atau celana pendek sekalian ;).



jalan setapak dari satu curug ke curug lainnya

Meskipun jalannya berupa jalan setapak, menanjak, dan lumayan melelahkan, tapi tidak mengecewakan lah, karena pemandangannya benar benar alami, udaranya segar, orang bilang "masih perawan".

Memandang dari puncak curug nangka

menuju curug daun

view dari curug kawung menuju curug nangka

Lokasi yang paling asik memang di Curug Kawung, curugnya tinggi, airnya jernih (banget). Biasanya orang yang berkunjung menyempatkan mandi di curug yang satu ini. So, jangan lupa siapkan baju ganti kalo mau ke lokasi wisata ini. Tapi kalau tidak membawa baju ganti, seperti yang kami alami, cukup berfoto-foto di curug ini buat kenang-kenangan juga ngga ada ruginya :). Mau berfoto expresive seperti ini ..


... atau foto cool serperti ini... :p


Tapi posenya jangan kelamaan karena baru beberapa menit saja berdiri di depan curug ini punggung langsung basah.

Gimana kalo Laper?

Kalau tiba-tiba lapar ketika berkunjung ke wana wisata ini dan tidak membawa bekal makanan, tidak usah khawatir karena di dekat gerbang masuk berjejer warung yang menyediakan makanan dan minuman bagi pengunjung. Atau kalau misalanya sedang di lokasi curug dan malas untuk kembali ke gerbang, kita bisa menikmati nasi uduk yang di jajakan oleh emak-emak pedagang nasi uduk yang biasanya berkeliaran di sekitar curug. Harganya murah cuma 3000 rebu rupiah, mau pake gorengan satu ato dua harganya sama, tiga rebu rupiah :p. Tapi kalo bertanya soal rasa, jangan tanya saya,silakan tanya Uncle Sam yang pernah mencicipi nasi uduk Curug Nangka :))

Monyet Liar yang Sopan

Bagi kamu penggemar monyet, kamu akan merasa senang di lokasi wisata ini karena begitu masuk ke curug nangka kamu bakalan disambut oleh segerombolan monyet "penghuni" lokasi ini. Bagi kamu yang ngga suka monyet jangan khawatir karena monyet-monyet dilokasi ini cenderung "sopan". Mengapa sopan? soalnya monyet monyet ini biasanya duduk manis dengan tangan menutupi "kemaluannya", seolah olah malu kalau "Anu" nya terlihat :). Satu hal yang patu t dicacungi jempol, para monyet yang "sopan" ini tidak suka mengganggu kalau tidak diganggu terlebih dahulu, bahkan cenderung malu-malu, beberepa bahkan ada yang kerjanya cuma melamun, seperti monyet di bawah ini ...

para monyet pelamun (silahkan bercermin)



Yaser Arafat Meninggal di Curug Nangka

Di sekitar curug pertama (curug nangka) ada satu tugu/ batu peringatan yang menarik. Pertama kali melihat tugu itu saya dibuat kaget sekaligus penasaran karena diatasnya terukir kata-kata "IN MEMORIAM YASER ARAFAT". Jangan-jangan kita selama ini dibohongi oleh media, ternyata Yaser Arafat meninggal di Curug Nangka bukan di Rumah Sakit Militer Percy, di Clamart, Paris, Prancis seperti yang diberitakan. nah lho ?. Tapi teryata setelah saya baca keseluruhan tulisan di tugu itu ternyata saya baru ngeh kalo itu bukan Yaser Arafat mantan pimpinan Palestina, mungkin seorang pemanjat tebing yang meninggal di Curug ini karena di dalam daftar yang berduka terdapat komunitas pemanjat Jakarta Utara.



Mari Menghitung

Setelah dihitung-hitung perjalanan pulang pergi dari jakarta ke curug nagka plus HTM ngga lebih dari Rp 25000 rupiah. MAri kita rinci

Ongkos KRL pp Rp 5000 (@ 2500)
Ongkos dari satsiun bogor ke BTM pp Rp 4000 (@2000)
Ongkos dari BTM ke Curug Nangka pp Rp 10000 (@5000)
HTM Curug Nangka Rp 4000
------------------------ +
Total Rp 23000

Murah kan? Dibanding tiket masuk ke tempat wisata di Jakarta, total biaya perjalanan plus HTMnya lebih murah dibandingin sekali naik gantole di TMII atau di ancol :p.Kalo pengen lebih nyaman dari Jakarta ke Bogornya naik KRL express sekali jalan Rp 9000. Tapi naik KRL biasa pun kalo hari sabtu atau minggu ngga terlalu penuh seperti hari hari biasanya :).

So, Curug Nangka salah satu tempat wisata yang recomended buat weekend, dari pada .. Di Rumah, Tidur, Sendiri :))


next Traveling : Gunung Bunder ;) ?


Foto Pulau Penyu ku Dibajak

Iseng iseng searching tentang Pulau Penyu yang ada di Bali, ketemu site ini, yang menawarkan perjalanan ke Pulau Penyu. Terus terang saya tidak tertarik dengan apa yang ditawarkan secara saya sudah pernah ke pulau tersebut. Yang menarik bagi saya adalah foto yang ditampilakan di halaman tersebut. Perhatikan foto di sebelah kanan atas, foto pulau penyu di lihat dari kejauhan dengan awan yang dramatis :). Sepertinya saya mengenal foto tersebut. Bagaimana tidak mengenalnya "wong" foto itu saya yang ngambil pada waktu Family Gathering kantor bulan desember tahun 2007 yang lalu, dan ceritanya pernah saya posting di blog ini :) .


lihat foto di sebelah kanan atas

foto setelah diperbesar

foto asli punya saya yang saya posting di sini

Kok bisa yakin kalo itu foto saya yang dipajang tanpa izin? bukankah setiap orang bisa saja mengambil gambar dari sudut yang sama. Ok, awalnya saya juga berpikiran seperti itu, tapi setelah saya amati detailnya, itu memang foto saya. Silahkan anda perhatikan baik-baik detilnya.

Lalu apa kelanjutannya ? Well, untuk sementara, saya biarkan saja karena saya orangnya ramah, baik hati, dan tidak sombong. Hanya sebaiknya, sebagai travel agent yang menyediakan jasa komersil, mbok ya hati-hati dalam mengambil foto punya orang, minimal ngomong dulu kek ke yang "empunya", sukur sukur ngasih royalti :p. Untung yang di bajak foto saya, coba kalo yang dibajak foto hasil karya fotografer beneran "yang sudah mendeklarasikan sebagai fotografer", bisa diperkarakan tuh .

Nah lho !


Antara Bangkok Dangerous dan Waria Thailand

Tadi malem lihat filem Bangkok Dangerous yang dibintangi Nicolas Cage (telat banget ya :p) via DVD bajakan Ambasador. Ceritanya lumayan seru, cuma ada yang lebih menarik dari pada jalan ceritanya, di film itu keliatannya wanita-wanita Thailand itu cantik cantik :)), terutama Charlie Yeung yang jadi Fon dan Panward Hemmanee yang jadi Aom. Padahal, denger denger dari kawan kawan yang pernah ke thailand wanita Thailand itu meskipun seksi seksi tapi tampangnya kebanyakan mirip tampang pembantu di Indonesia (maaf bagi para pembantu Indonesia, bukan bermaksud mendiskreditkan :p). Atau mungkin mereka ini adalah wanita wanita pilihan yang wajahnya emang "kebetulan" cantik dan jumlahnya hanya sedikit.

ini namanya Nicolas Cage

ini Charlie Yeung

Kalo yang ini Panward Hemmanee

Tapi yang ada dipikiran saya bukan itu. Saya malah ngebayangin, jangan jangan para wanita cantik itu bukan wanita sebenarnya, alias wanita "MACHO", MAntan CHOwo secara Thailand kan terkenal dengan para waria dan wanita hasil operasi kelamin yang wajahnya "aduhai". Bahkan ada pertunjukkan yang dikhususkan bagi para waria cantik ini atau yang biasa disebut dengan Ketoy. Saya jadi membayangkan Charlie Yeung dan Panward Hemmanee adalah seorang waria atau wanita yang dulunya lelaki. Membayangkan wajah ke-lelaki-lelakian mereka ... Hiyyyy x)).

Ngga percaya kalau waria Thailand cantik cantik? Saya jadi teringat e mail yang dikirimkan oleh seorang kawan yang menggambarkan betapa cantiknya para waria Thailand itu. Ok, cantik atau tidaknya itu relatif, tapi silahkan Anda menilai gambar-gambar para waria Thailand di bawah ini :p


Kalau dilihat dari wajahnya mungkin lebih cantik dari pada para pemain wanita (Kalau memang benar wanita) di film Bangkok Dangerous :). Ada yang mirip Dian Sastro dan Sandra Dewi Pula :)).


Jadi ngeri kalo jalan jalan ke Thailand :p

Copyright © 2008 - My Lo(v/n)ely Journey - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template